ADS

Responsive Advertisement

Lainya

6/recent/ticker-posts

Siapa Pemilik Bulan



Pemilik Bulan 

Ketika nenek moyang kita dahulu menjelajah lautan dan menemukan pulau pulau atau benua, mereka ini langsung berniat untuk diam dan menatap membangun peradaban baru dan menyatakan bahwa pulau tersebut adalah milik mereka atau perluasan dari wilayah negara mereka. Nah bagaimana dengan Bulan, apakah Bulan adalah milik Amerika Serikat yang menjadi negara pertama menginjakkan kaki di Bulan atau mengapa saat ini tidak ada lagi misi yang mencoba untuk mendaratkan manusia Ke Bulan, sebagai usaha untuk mengklaim Bulan? Ketika nantinya teknologi manusia semakin baik hingga sekarang jika membayangkan di masa depan manusia sudah bisa hidup di Bulan layaknya hidup di bumi tampaknya sama rasanya dengan orang-orang zaman dahulu yang membayangkan bisa berlayar antarbenua dari satu pulau ke pulau yang lain. Jauh sebelum era pesawat terbang ditemukan.

Jika kita ansumsikan perjalanan ke Bulan nantinya jadi hal yang mudah, apakah suatu negara bisa mengklaim Bulan sebagai wilayahnya? siapa yang akan mengatur? Ketika Neil Armstrong dan kawan-kawan menancapkan bendera Amerika Serikat di Bulan dalam misi Apollo 11. Amerika Serikat saat itu tidak bermaksud untuk mempengkaim Bulan sebagai wilayahnya itu hanya sebagai pertanda bahwa negara mereka ialah negara dengan teknologi paling maju di dunia saat itu dan berkat sebuah perjanjian internasional tidak ada negara manapun yang bisa mengklaim Bulan sebagai miliknya.

Kemudian pada 27 Janari 1967, majelis umum PBB merundingkan perjanjian luar angkasa atau yang disebut dengan Outer Space Treaty yang digagas di tengah-tengah perang dunia kala itu, negara-negara yang mengikuti perundingan aturan luar angkasa ini dihadiri lebih dari 60 negara termasuk Amerika Serikat dan Rusia sebagai negara dengan teknologi ruang angkasa saat itu yang menandatangani perjanjian ini. Perjanjian itu menyatakan, bahwa Bulan dan benda langit lainnya adalah seperti provinsi seluruh umat manusia dan hanya dapat dijelajahi sebagai tujuan damai seperti untuk penelitian ilmu pengetahuan. Perjanjian ini dipengaruhi oleh perang dingin antara Amerika dan Uni Soviet. Sputnik I ialah satelit buatan pertama yang diorbitkan, pada 4 Oktober 1957.

Sputnik diluncurkan dari Kosmodrom Baykonur, di RSS Kazakhstan. Peluncuran Sputnik I yang merupakan buatan Uni Soviet, pada saat puncak perang dingin mewujudkan dunia barat dan menyebabkan Amerika Serikat memulai perlombaan antariksa, perjanjian ini dibuat didasari ketika pertanyaan hukum tentang luar angkasa yang menjadi masalah dan perbincangan yang mendesak hampir 10 tahun sebelum misi Apollo 11 dilakukan. Negara-negara pada saat itu merasa perlu untuk membuat sebuah perjanjian tertulis di mana antariksa adalah wilayah damai, tidak ada satupun negara yang bisa melakukan klaim terhadap wilayah atau teritorial pada sebuah benda langit termasuk Bulan.

Bulan ada dan harus dimanfaatkan hanya untuk kepentingan semua umat manusia bukan untuk kepentingan suatu negara tertentu saja, mewajibkan penelitian ilmiah apapun di Bulan harus bersifat terbuka untuk dibagikan dengan komunitas akademis internasional hingga melarang perorangan atau organisasi untuk mengklaim apapun disana.

Posting Komentar

0 Komentar