ADS

Responsive Advertisement

Lainya

6/recent/ticker-posts

Kenapa matahari tidak pernah padam



Apakah Matahari dapat padam

Matahari kita hanyalah bintang biasa di galaksi bimasakti, bukan yang paling terang, bukan yang terbesar dan baru berusia 4,5 milyar tahun. Dia hanya unik karena cahaya dan panasnya menopang semua kehidupan satu-satunya planet berpenghuni yang kita kenal di alam semesta ini yaitu bumi. Beruntung bagi kita, matahari sudah menyala sebelum kehidupan di Bumi, tapi pernahkah kamu bertanya seberapa banyak bahan bakar yang diperlukan matahari untuk bisa terus menyala sampai sekarang? mengapa Matahari tidak padam padam dan menyala sangat lama?

Pertanyaan tersebut sudah terlontar sejak abad ke-19 dan sangat membuat para ilmuwan kala itu kebingungan mencari jawabannya. Pada saat itu manusia hanya dapat memahami 2 cara matahari dapat menghasilkan energi entah itu menciptakan panas dan cahaya melalui kontraksi gravitasi atau matahari melakukan proses pembakaran, seperti reaksi kimia yang kita lihat di bumi ketika kita menyalakan korek api atau api unggun. walaupun keliru kedua pemahaman tersebut sempat menjadi mulus bagai matahari para ilmuwan pada saat itu mencoba menghitung secara pasti berapa lama matahari bisa bertahan menggunakan kedua pemahaman tersebut, tetapi hasil perhitungan nihil.

Tidak ada hasil yang sesuai dengan apa yang kita ketahui mengenai usia tata surya yaitu 4,5 miliar tahun. Jika matahari berkontraksi atau terbakar maka dia akan kehabisan bahan bakar Jauh sebelum manusia menguasai bumi. Jelas Ada hal lain yang sedang terjadi di Matahari, beberapa dekade kemudian dipersenjatai dengan rumus Einstein yang terkenal yaitu e = mc kuadrat, yang menegaskan bahwa apapun yang memiliki massa maka memiliki jumlah energi yang setara.

Para astronom Inggris pada tahun 1920 mengusulkan bahwa matahari mengubah masanya menjadi energi namun alih-alih seperti tungku yang mengubah kayu atau batubara menjadi abu inti matahari ini lebih seperti pembangkit listrik tenaga nuklir raksasa. Matahari mengandung sejumlah besar atom hidrogen biasanya atom nitrogen netral mengandung Proton bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif yang mengorbitnya, ketika atom ini bertemu dengan salah satu atom hidrogen miliknya masing-masing elektron secara magnetis saling tolak-menolak. Hal itu mencegah salah satu Proton agar tidak saling bertemu tetapi, keadaan di inti matahari begitu panas dan memiliki tekanan yang begitu tinggi sehingga atom-atom berputar dengan begitu banyak energi kinetik sehingga mereka saling menyatu bergabung bersama dalam proses yang disebut fusi termonuklir.

Sama seperti di dalam reaktor nuklir atom-atom di dalam inti matahari saling menghantam setiap detik. 4 Proton hidrogen bergabung bersama untuk menciptakan satu atom helium, seiring waktu masa dari proses ini akan diubah menjadi energi dalam jumlah yang ekstrim. Setiap detik matahari memancarkan daya 3,9 x 10 pangkat 26 Watt, energi itulah yang kita rasakan sebagai panas di siang hari. Itu adalah jumlah energi yang sangat besar sehingga tidak ada analogi yang bisa dibandingkan dengan yang ada di bumi, mungkin angka tersebut dapat dikontekstualisasikan seperti ini “ jumlah Watt ini jauh lebih banyak daripada seluruh listrik yang akan digunakan seluruh bumi untuk beberapa ratus ribu abad ke depan”.

Nah menariknya kursi thermonuklir pada matahari cukup efisien sehingga matahari bisa terus memancarkan panas begitu lama. Karena matahari sangat besar dan relatif muda para ilmuwan memperkirakan bahwa dia akan hidup untuk sekitar 5 miliar tahun lagi yang pada akhirnya nanti inti matahari akan mengubah semua hidrogennya ke dalam helium sebelum dia mati. Jadi matahari itu unik dia seperti bulan nuklir raksasa yang akan terus menyala selama miliaran tahun lagi.

Posting Komentar

0 Komentar