Semakin jauh kita menatap ke luar angkasa, semakin jauh kita melihat masa lalu. Cahaya merambat dengan kecepatan lebih dari satu miliar kilometer per jam. Tetapi bahkan dengan kecepatan ini, cahaya yang berasal dari galaksi-galaksi besar terdekat membutuhkan waktu jutaan tahun untuk mencapai planet Bumi.Melihat lebih jauh sama dengan melihat ke belakang, kembali ke saat alam semesta masih muda. Saat ini, peralatan sains terbaik yang kita miliki adalah Teleskop Antariksa Hubble. Citra terdalam luar angkasa yang pernah dihasilkan oleh Hubble, dikenal sebagai Hubble Ultra Deep Field.
Melalui citra Hubble Ultra Deep Field, para astronom telah menemukan galaksi-galaksi yang terletak begitu jauh, sehingga cahaya mereka memulai perjalanannya untuk mencapai kita lebih dari 13 miliar tahun yang lalu.Para astronom melihat wujud yang sebenarnya dari galaksi-galaksi jauh itu, ketika alam semesta baru berusia enam ratus juta tahun. Jika menggunakan istilah dalam perkembangan manusia, penemuan menakjubkan itu sebanding dengan seorang berusia remaja yang mengamati seorang bayi yang baru berusia enam bulan.
Tetapi bagi galaksi-galaksi jauh itu, alam semesta bukanlah sebuah tempat yang tenang untuk pertumbuhan. Alam semesta adalah tempat yang keras, lebih cenderung mirip dengan pertandingan sumo yang begitu brutal.Galaksi-galaksi generasi pertama adalah galaksi katai, bahkan ukurannya lebih kecil dari yang pernah diamati oleh Hubble. Mereka tumbuh, bertabrakan dan bergabung dengan galaksi-galaksi katai lainnya.
Selama miliaran tahun, proses penggabungan telah membangun galaksi-galaksi yang kita lihat sekarang. Penggabungan galaksi juga memicu pembentukan bintang-bintang, yang selanjutnya menempa unsur-unsur untuk membentuk planet, dan pada akhirnya kehidupan.Tetapi untuk melihat lebih jauh ke belakang, melampaui apa yang bisa diamati oleh Hubble untuk mengungkap asal usul dan evolusi galaksi, para astronom membutuhkan peralatan sains baru yang lebih kuat.
Penerus Hubble adalah Teleskop Antariksa James Webb, yang memiliki lensa sekitar lima kali lebih besar daripada Hubble, termasuk instrumen yang dioptimalkan pada inframerah, bagian dari spektrum elektromagnetik yang dipancarkan oleh galaksi-galaksi jauh.Hubble memang telah membawa para astronom untuk melihat galaksi-galaksi balita, tetapi Webb akan melihat galaksi-galaksi yang baru saja dilahirkan

0 Komentar