Bulan di tata surya
Bulan bukanlah satu-satunya bulan di tata surya kita, di mana pun kita berada, biasanya kita dapat melihat Bulan saat menatap langit malam.
Bulan tampak begitu besar dan terang, karena memang jaraknya lebih dekat dengan Bumi daripada Matahari atau planet-planet lain.Tapi, tahukah kamu, sebenarnya Bulan bukanlah satu-satunya bulan di luar sana, karena beberapa planet anggota tata surya bahkan ada yang memiliki banyak bulan. Bulan adalah sebuah benda langit yang mengorbit benda langit lain yang berukuran lebih besar. Bentuk dan ukuran bulan juga bervariasi. Tata surya kita memiliki delapan planet dan puluhan bulan. Hampir setiap planet memiliki bulan yang mengorbit di sekitarnya.
Merkurius dan Venus, dua planet terdekat dari Matahari tidak memiliki bulan sama sekali. Sementara planet Bumi yang kita tinggali, memiliki satu bulan berbatu yang relatif besar, sekitar seperempat ukuran Bumi. Bulan adalah satu-satunya tempat selain Bumi di tata surya yang pernah diinjak oleh manusia. Mars memiliki dua bulan yang diberi nama Phobos dan Deimos. Sepasang bulan ini cenderung gelap, menggumpal dan setidaknya 100 kali lebih kecil dari Bulan yang mengorbit planet kita.
Jupiter memiliki lebih dari 70 bulan, dan beberapa dari mereka memiliki karakteristik yang unik. Misalnya, Ganymede yang merupakan bulan terbesar di tata surya kita dan dapat diamati dari Bumi hanya dengan teropong. Io adalah sebuah bulan yang tertutup gunung berapi, sedangkan Europa adalah sebuah bulan es yang diduga menampung lautan air asin di bawah permukaannya.
NASA sedang merencanakan misi masa depan untuk mempelajari Europa dan lautan di bawah permukaannya itu. Saturnus memiliki lebih dari 80 bulan, dan dua di antaranya adalah bulan yang juga menampung lautan. Kedua bulan itu disebut Titan dan Enceladus. Misi Cassini NASA telah mengungkap bagaimana lautan di bawah permukaan es Enceladus, menyemburkan partikel-partikel es ke luar angkasa!
Uranus memiliki lebih dari 20 bulan. Komposisi bulan-bulan terbesar Uranus, seperti yang diberi nama Ariel ini, diperkirakan terdiri dari campuran air es dan batu dalam jumlah yang setara. Para ilmuwan juga telah menemukan lebih dari sepuluh bulan yang mengorbit Neptunus. Bulan terbesar Neptunus yang disebut Triton, memiliki banyak gunung berapi yang mengalirkan lava beku.
Gunung berapi, lautan bawah tanah dan semburan partikel-partikel es, tak sabar rasanya menunggu penemuan menarik selanjutnya di bulan-bulan tata surya!Bulan bukanlah satu-satunya bulan di tata surya kita. Di mana pun kita berada, biasanya kita dapat melihat Bulan saat menatap langit malam, bulan tampak begitu besar dan terang, karena memang jaraknya lebih dekat dengan Bumi daripada Matahari atau planet-planet lain.
Tapi, tahukah kamu, sebenarnya Bulan bukanlah satu-satunya bulan di luar sana. Betul sekali, karena beberapa planet anggota tata surya bahkan ada yang memiliki banyak bulan. Bulan adalah sebuah benda langit yang mengorbit benda langit lain yang berukuran lebih besar. Bentuk dan ukuran bulan juga bervariasi. Tata surya kita memiliki delapan planet dan puluhan bulan. Hampir setiap planet memiliki bulan yang mengorbit di sekitarnya.
Merkurius dan Venus, dua planet terdekat dari Matahari tidak memiliki bulan sama sekali. Sementara planet Bumi yang kita tinggali, memiliki satu bulan berbatu yang relatif besar, sekitar seperempat ukuran Bumi. Bulan adalah satu-satunya tempat selain Bumi di tata surya yang pernah diinjak oleh manusia. Mars memiliki dua bulan yang diberi nama Phobos dan Deimos. Sepasang bulan ini cenderung gelap, menggumpal dan setidaknya 100 kali lebih kecil dari Bulan yang mengorbit planet kita.
Jupiter memiliki lebih dari 70 bulan, dan beberapa dari mereka memiliki karakteristik yang unik. Misalnya, Ganymede yang merupakan bulan terbesar di tata surya kita dan dapat diamati dari Bumi hanya dengan teropong. Io adalah sebuah bulan yang tertutup gunung berapi, sedangkan Europa adalah sebuah bulan es yang diduga menampung lautan air asin di bawah permukaannya. NASA sedang merencanakan misi masa depan untuk mempelajari Europa dan lautan di bawah permukaannya itu.
Saturnus memiliki lebih dari 80 bulan, dan dua di antaranya adalah bulan yang juga menampung lautan. Kedua bulan itu disebut Titan dan Enceladus. Misi Cassini NASA telah mengungkap bagaimana lautan di bawah permukaan es Enceladus, menyemburkan partikel-partikel es ke luar angkasa!
Uranus memiliki lebih dari 20 bulan. Komposisi bulan-bulan terbesar Uranus, seperti yang diberi nama Ariel ini, diperkirakan terdiri dari campuran air es dan batu dalam jumlah yang setara. Para ilmuwan juga telah menemukan lebih dari sepuluh bulan yang mengorbit Neptunus. Bulan terbesar Neptunus yang disebut Triton, memiliki banyak gunung berapi yang mengalirkan lava beku.

0 Komentar