Nebula
Ada banyak sekali objek-objek yang menarik di alam semesta ini salah satunya adalah yang bulat nebula. Nebula merupakan awan besar yang berada di ruang angkasa, namanya bola ini berasal dari bahasa Latin yang memiliki arti awan.
Nebula merupakan awan antarbintang yang terdiri dari debu, hidrogen, helium dan gas-gas lain yang terionisasi, terionisasi ini maksudnya adalah gas-gas yang sudah berubah susunan atom dan molekul nya. Pada awalnya nebula digunakan sebagai nama umum yang diberikan kepada semua objek astronomi yang membentang termasuk juga galaksi di luar galaksi bimasakti seperti misalnya galaksi Andromeda yang dulu disebut dengan nebula Andromeda.
Namun pada awal abad ke-20 mulai dibedakan antara nebula dan galaksi. Nebula memiliki ukuran yang sangat besar diameternya bisa mencapai puluhan tahun cahaya, bahkan sebagian nebula bisa memiliki diameter hingga mencapai ratusan tahun cahaya. Nebula nyaris tidak dapat diamati dengan mata telanjang dari bumi, penampakannya bola secara jelas hanya bisa diamati dari hasil jepretan lensa kamera yang lebih sensitif terhadap cahaya. Hal ini disebabkan karena jaraknya yang sangat jauh dari bumi dan cahayanya yang redup. Sebagai contoh nebula Orion atau yang disebut juga Messier 42 atau M 42 adalah nebula memanjang yang terletak di selatan sabuk Orion pada rasi bintang Orion yang berjarak sekitar 1.350 tahun cahaya dari bumi dengan diameter 24 tahun cahaya dan memiliki massa 2.000 kali massa matahari nebula ini merupakan nebula yang paling dekat dengan bumi dan merupakan nebula yang paling terang di langit malam, walaupun begitu cahaya dari nebula Orion ini tidak nampak jelas apalagi dengan kondisi langit yang sudah tercemar polusi udara.
Apabila nebula diamati dengan menggunakan teropong nebula akan terlihat padat daripada ruang di sekitarnya. Faktanya nebula seukuran bumi saja hanya memiliki massa total beberapa kilogram saja, sebagian besar nebula terlihat karena perlu resensi dari sebuah bintang panas pada inti nebula dan ada juga nebula yang hanya mampu dideteksi dengan fitur eksposur panjang dan filter terkhusus pada kamera digital. Lalu bagaimana nebula ini bisa terbentuk? Secara umum proses terbentuknya nebula dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam yaitu;
Keruntuhan gravitasi sebuah nebula terbentuk ketika bagian dari medium antarbintang mengalami keruntuhan gravitasi tarikan gravitasi membuat gas pada medium antarbintang mengumpul dan membentuk daerah dengan kepadatan yang lebih besar, banyak nebula maupun bintang terbentuk dari keruntuhan gravitasi gas di medium antar bintang. Pada saat material atau penyusun bintang runtuh karena gravitasinya sendiri, bintang bintang yang besar akan terbentuk di tengah-tengahnya bulat dan radiasi Ultra violet dari bintang-bintang baru ini akan mengionisasi gas disekitarnya, sehingga awan antarbintang nya bisa terlihat pada panjang gelombang optik. Keruntuhan gravitasi ini merupakan cara pembentukannya bulat yang paling umum.
Ledakan Supernova meskipun sebagian nebula terbentuk karena keruntuhan gravitasi, namun ada juga nebula yang terbentuk sebagai hasil dari ledakan Supernova. Ledakan Supernova merupakan sebuah ledakan kematian bintang raksasa yang berumur lebih pendek dari matahari, material yang terlontar dari ledakan Supernova Kemudian terionisasi oleh energi pada intinya yang biasanya adalah sebuah bintang Neutron. Terbentuklah nebula planetery. Matahari kita sekitar 4 sampai 5 miliar tahun lagi akan menjadi raksasa merah dan mungkin saja di akhir masa raksasa merah tersebut ia akan membentuk nebula planetery dan intinya akan menjadi bintang katai putih.
0 Komentar