Badai Matahari
Badai matahari adalah salah satu fenomena alam yang dapat berdampak pada kehidupan manusia, fenomena ini disebut bisa mengakibatkan kiamat internet hingga perubahan iklim di bumi. Matahari akan melewati variasi priodik atau siklus aktivitas tinggi dan rendah yang terulang, kira-kira setiap 11 tahun. Berdasarkan pengamatan para ilmuwan siklus tersingkat berlangsung selama 9 tahun, siklus ini telah diamati selama 14 tahun. Pada puncak siklus tersebut atau yang dikenal sebagai solar maksimum, kutub magnet matahari akan terbalik. Sepanjang jalan perubahan magnet matahari menghasilkan lebih banyak bintik matahari lebih banyak energi dan menyebabkan letusan partikel matahari.
Matahari akan mengalami berbagai aktivitas seperti suar matahari, lontaran massa korona, angin matahari berkecepatan tinggi dan partikel energi matahari. Semua aktivitas matahari didorong oleh medan magnet matahari, aktivitas tersebut mengakibatkan ledakan besar partikel bermuatan atau dikenal dengan badai matahari.
Badai matahari terjadi ketika matahari melontarkan semburan energi yang sangat besar dalam bentuk semburan matahari terlontar dalam mass korona lapisan terluar matahari. Fenomena ini mengirim aliran muatan listrik dan medan magnet menuju bumi dengan kecepatan sekitar tiga juta mil perjam.
Peneliti pusat riset antariksa lembaga penerbangan dan Antariksa Nasional atau delapan Johan Muhamad menjelaskan bahwa badai matahari akan menyebabkan gangguan pada kondisi di atmosfer, khususnya ionosfer maupun geomagnet bumi. Gangguan ini memiliki skala yang berbeda-beda, fenomena ini juga dapat mengganggu teknologi di luar angkasa.
Badai matahari juga bisa berpengaruh terhadap teknologi manusia di tengah ada di luar angkasa misalnya sateli, stasiun luar angkasa, para astronot dan lain-lain yang di lansir dari pussainsa.sains.lapan.go.id.
Sementara itu Ilmuwan asal University of California Amerika Serikat Sangeeta Abdu Jyothi itu mengatakan bahwa badai matahari yang ekstrim bisa mengakibatkan kiamat internet. Sebagian besar populasi di bumi akan sulit terhubung internet selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, dapat memprediksi siklus matahari akan mencapai puncak pada Tahun 2022. Puncak siklus tersebut memungkinkan aktivitas matahari semakin meningkat dan memicu terjadinya badai matahari pada tahun 2002, diperkirakan siklus matahari akan mendekati puncak siklus sehingga aktivitas matahari memungkinkan akan semakin meningkat pada keadaan seperti itu.
0 Komentar